2 comments on “Sosiolinguistik, Suatu Tinjauan Deskriptif

    • Puisi yang dibuat sebagai sarana estetika untuk memberikan tenaga ekspresif serta emotif dalam mengungkapkan gambaran suasana batin seorang pengarang. Maka untuk dapat mengungkapkan nuansa konkretisasi pengalamannya, pencipta puisi memunculkan kata-kata yang penuh dengan kiasan. Menurut Wahab bahasa kiasan puisi dapat menunjukkan sejauh mana interaksi pengarang dengan lingkungannya. Konsep kajian oleh wahab ini, berdasarkan atas medan semantik persepsi manusia Haley yang dikelompokkan menjadi: being, kosmos, energi, subtansi, terestrial, objek, living, annimate, human (Wahab, 1986:71).
      Bahasa dalam lirik puisi selain sebagai sarana ekspresi juga sebagai bentuk pengungkapan maksud dan tujuan.
      Untuk dapat melihat kemampuan sebuah puisi dalam memberikan arti lain dari bahasa biasa, puisi memiliki aturan sendiri. Bentuk aturan tersebut berupa anggapan bahwa bahasa puisi merupakan sarana untuk menyatakan ekspresi secara tidak langsung, yaitu ekspresi pengarang di dalam kata-kata untuk menunjuk arti lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s